PENELITIAN; BELAJAR SAMBIL BERMAIN


Salah satu rahasia keberhasilan dalam belajar science pada anak adalah dengan mengkombinasikannya dengan permainan.  Selain itu proses belajar ini harus dirangkai dengan diskusi dan pengulangan penyajian materi.

Hal ini setidaknya dibuktikan dari penelitian yang dilakukan pada sejumlah anak di SD Al Azhar Syifa Budi Cibinong. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penguasaan materi pengajaran Ilmu pengetahuan untuk sistem belajar yang dikombinasikan dengan permainan. 

Siswa yang akan diuji, setelah menerima materi dari guru, diminta untuk mengungkapkan pendapat baik dalam kelompok maupun dalam diskusi kelas. Kemudian dilanjutkan dengan sistem bermain menggunakan gambar.

Kemudian anak di perlihatkan gambar di kartu,  sesaat kemudian diperlihatkan tulisannya kemudian anak dibagi menjadi 4 kelompok. Diakhir pengujian anak mengerjakan test untuk mengetahui tingkat penguasan materi.  Siswa yang diuji berjumlah 29 orang. 


Masing-masing  kelompok diberi 10 set kartu  bergambar dikartu  dan siswa diminta menuliskan gambar yang dilihatnya tadi. Dalam 1 kelompok dibagi 2 yang kelompok satu memegang kartu gambar yang kelompok 1 lagi memegang kartu tulisan. Dan saling menebakan. Setelah hafal bertukar kartu  dst.

Dengan metoda ini ternyata 93 % siswa mengalami ketuntasan belajar atau memperoleh nilai di bawah 70 setelah 3 kali pengulangan. Hal ini menunjukkan bahwa untuk penerapan belajar dengan bermain efektif meningkatkan daya serap anak untuk belajar science.

Oleh sebab itu, untuk anak-anak penting untuk mengaitkan belajar dengan bermain. Pemberian konsep pengetahuan yang semata-mata abstrak dapat menyulitkan anak dalam menyerap informasi yang diberikan. Dan ada baiknya dilakukan secara berulang.

Sekaligus juga dapat disimpulkan jika kegiatan pembelajaran permainan tidak terbatas didalam kelas saja, namun juga dapat dilakukan oleh seluruh siswa di luar ruang kelas.  Dan selain untuk bidang science metoda belajar bermain juga bisa diterapkan pada pelajaran lain, seperti bahasa, IPS dsb  

1 komentar: